Clarissa, Izzah Fastyra (2026) GAMBARAN KEBERSIHAN GIGI DAN MULUT DAN KARIES PADA ANAK SMP NEGERI 18 PALEMBANG. Diploma thesis, poltekkes kemenkes palembang.
SKRIPSI IZZAH SELESAI.pdf - Accepted Version
Restricted to Repository staff only
Download (4MB) | Request a copy
Turnitin izzah.pdf - Accepted Version
Restricted to Repository staff only
Download (847kB) | Request a copy
Ethical izzah.pdf - Accepted Version
Restricted to Repository staff only
Download (221kB) | Request a copy
Cover,bab 1,dapus izzah.pdf - Accepted Version
Download (230kB)
Bab 2 izzah.pdf - Accepted Version
Restricted to Repository staff only
Download (174kB) | Request a copy
Bab 3 izzah.pdf - Accepted Version
Restricted to Repository staff only
Download (145kB) | Request a copy
Bab 4 izzah.pdf - Accepted Version
Restricted to Repository staff only
Download (89kB) | Request a copy
Bab 5 izzah.pdf - Accepted Version
Restricted to Repository staff only
Download (8kB) | Request a copy
Dapus izzah.pdf - Accepted Version
Restricted to Repository staff only
Download (83kB) | Request a copy
Lampiran izzah.pdf - Accepted Version
Restricted to Repository staff only
Download (2MB) | Request a copy
Abstract
Latar Belakang: Karies gigi merupakan masalah kesehatan gigi dan mulut yang masih memiliki prevalensi tinggi pada kelompok usia remaja. Kondisi ini secara signifikan dipengaruhi oleh pola perilaku sehari-hari, terutama tingginya intensitas konsumsi makanan dan minuman manis serta rendahnya efektivitas pemeliharaan kebersihan rongga mulut secara mandiri. Tujuan Penelitian: Untuk mengetahui gambaran kejadian karies gigi (indeks DMF-T), status kebersihan gigi dan mulut (indeks OHIS), serta kebiasaan konsumsi makanan dan minuman manis pada siswa di SMP Negeri 18 Palembang. Metode: Jenis penelitian ini adalah deskriptif kuantitatif dengan pendekatan observasional. Sampel penelitian berjumlah 78 responden yang ditentukan menggunakan teknik purposive sampling. Pengumpulan data dilakukan melalui pemeriksaan klinis secara langsung untuk mengukur indeks DMF-T dan OHIS, serta pengisian kuesioner untuk mengukur kebiasaan konsumsi makanan dan minuman manis. Hasil: Penelitian menunjukkan bahwa distribusi frekuensi kejadian karies gigi responden berada pada kategori sedang sebanyak 33 responden (42,3%). Status kebersihan gigi dan mulut (OHIS) responden mayoritas berada pada kategori buruk sebanyak 40 responden (51,3%). Sementara itu, kebiasaan konsumsi makanan dan minuman manis menunjukkan angka yang sangat dominan pada kategori sedang, yaitu sebanyak 76 responden (97,4%). Kesimpulan: Kondisi kesehatan gigi dan mulut pada remaja di SMP Negeri 18 Palembang masih belum optimal, ditandai dengan tingginya persentase kebersihan mulut kategori buruk dan pengalaman karies kategori sedang. Hal ini memerlukan peningkatan upaya promotif melalui edukasi kesehatan gigi dan upaya preventif untuk mengubah perilaku konsumsi gula guna mencegah kerusakan gigi yang lebih lanjut.
Latar Belakang: Karies gigi merupakan masalah kesehatan gigi dan mulut yang masih memiliki prevalensi tinggi pada kelompok usia remaja. Kondisi ini secara signifikan dipengaruhi oleh pola perilaku sehari-hari, terutama tingginya intensitas konsumsi makanan dan minuman manis serta rendahnya efektivitas pemeliharaan kebersihan rongga mulut secara mandiri. Tujuan Penelitian: Untuk mengetahui gambaran kejadian karies gigi (indeks DMF-T), status kebersihan gigi dan mulut (indeks OHIS), serta kebiasaan konsumsi makanan dan minuman manis pada siswa di SMP Negeri 18 Palembang. Metode: Jenis penelitian ini adalah deskriptif kuantitatif dengan pendekatan observasional. Sampel penelitian berjumlah 78 responden yang ditentukan menggunakan teknik purposive sampling. Pengumpulan data dilakukan melalui pemeriksaan klinis secara langsung untuk mengukur indeks DMF-T dan OHIS, serta pengisian kuesioner untuk mengukur kebiasaan konsumsi makanan dan minuman manis. Hasil: Penelitian menunjukkan bahwa distribusi frekuensi kejadian karies gigi responden berada pada kategori sedang sebanyak 33 responden (42,3%). Status kebersihan gigi dan mulut (OHIS) responden mayoritas berada pada kategori buruk sebanyak 40 responden (51,3%). Sementara itu, kebiasaan konsumsi makanan dan minuman manis menunjukkan angka yang sangat dominan pada kategori sedang, yaitu sebanyak 76 responden (97,4%). Kesimpulan: Kondisi kesehatan gigi dan mulut pada remaja di SMP Negeri 18 Palembang masih belum optimal, ditandai dengan tingginya persentase kebersihan mulut kategori buruk dan pengalaman karies kategori sedang. Hal ini memerlukan peningkatan upaya promotif melalui edukasi kesehatan gigi dan upaya preventif untuk mengubah perilaku konsumsi gula guna mencegah kerusakan gigi yang lebih lanjut.
| Item Type: | Thesis (Diploma) |
|---|---|
| Uncontrolled Keywords: | Kata Kunci: Kebiasaan Makanan Manis, OHIS, DMF-T, Karies Gigi, Remaja. |
| Subjects: | R Medicine > RK Dentistry |
| Divisions: | Jurusan Kesehatan Gigi > 12401-D3 Kesehatan Gigi |
| Depositing User: | Unnamed user with email D3kesgi |
| Date Deposited: | 12 Jun 2026 06:28 |
| Last Modified: | 12 Jun 2026 06:28 |
| URI: | http://rama.poltekkespalembang.ac.id/id/eprint/1806 |
